Langsung ke konten utama

Postingan

Face Negotiation Theory

Face negotiation theory atau Teori negosiasi rupa pertama kali dikembangkan oleh Stella Ting-Toomey dan koleganya pada tahun 1985 untuk memahami bagaimana budaya yang berbeda di seluruh dunia menanggapi konflik. Teori negosiasi rupa memberikan sebuah  dasar untuk memperkirakan bagaimana manusia akan menyelesaikan karya rupa dalam  kebudayaan yang berbeda. Teori ini berpendapat "rupa", atau citra diri, sebagai fenomena  universal yang meliputi lintas budaya. ASUMSI Sebuah perspektif teori negosiasi rupa menekankan dampak budaya terletak pada arti dari rupa dan digunakannya karya rupa. Dengan demikian, teori ini mengasumsikan bahwa: Komunikasi dalam semua budaya didasarkan pada “memelihara” dan bernegosiasi rupa. Rupa diri yang bermasalah ketika identitas dipertanyakan. Perbedaan antara individualistis dan kolektif, dan kekuasaan kecil dengan kekuasaan besar memberi jarak budaya dalam membentuk manajemen rupa. Budaya individualistis membentuk karya rupa sendiri, dan buday...

Agenda Setting Teori Uses & Gratification Teori

1. Agenda Setting Teori Agenda setting menurut McCombs & Shaw adalah “mass media have the ability to transfer the salience of items on their news agendas to public agenda” . Pengertian ini menjelaskan bahwa media massa memang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi bahkan membentuk pola pikir audience/komunikan yang terkena terpaan informasinya. a). Keunikan agenda setting teori - Teori ini menyatakan dengan jelas bahwa media massa memiliki kekuatan dalam mempengaruhi dan membentuk persepsi masyarakat. - Teori ini juga mendukung hipotesis bahwa bagaimanapun semuanya kembali lagi kepada individu, dimana mereka memiliki kebebasan untuk memilih apa yang ingin mereka terima. b). Contoh Kasus Berita televisi yang menampilkan kasus pelecahan agama yang dilakukan oleh wakil gubernur Basuki Thaja Purnama atau Ahok. Masyarakat menerima informasi tersebut sebagai gambaran dari realitas yang terjadi sesungguhnya meski mereka tidak menyaksikannya secara langsung. Informasi ini menyadari akan urge...

KONSPIRASI MASUKNYA AGAMA ISLAM DI BIMA

Para penulis sejarah Barat dan Indonesia berpendapat bahwa agama Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh orang Arab. Prof Snouck Horgronye berpendapat bahwa agama Islam masuk ke Indonesia dari India, dibawa pedagang-pedagang India yang telah memeluk agama Islam pada waktu itu. Yang paling menarik perhatian mereka semua berpendapat bahwa masuknya agama Islam di Indonesia dengan jalan damai. Menjelang masa disintegrasi Kerajaan Majapahit tumbuh bandar perdagangan seperti Gresik, Tuban dan Sedayu. Negeri tersebut selain menjadi pusat  perdagangan, juga menjadi penyiaran agama Islam di Jawa dan daerah-daerah disekitarnya. bahkan jauh sebelum jaman disintegrasi mubaliq Islam yang bernama Malik Ibrahim bersama temannya Muhammad Sadik langsung ke istana Majapahit untuk mengajak Raja Majapahit memeluk agama Islam, ajakan mana ditolaknya. Malik Ibrahim yang dikenal juga dengan nama Maulana Magribi kembali ke Gresik. Di sana ia meninggal pada 12 rabiul awal 822 H bertepatan dengan tang...

BAHASA ASLI SUKU MBOJO/BIMA

PEMBAGIAN BAHASA BIMA                                Sumber foto @uma.lengge_mengajar Menurut sejarah perkembangannya Bahasa Bima dibagi menjadi 2 kelompok yaitu : 1). Kelompok Bahasa Bima lama meliputi : a. Bahasa Donggo, dipergunakan oleh masyrakat Donggo Ipa yang bermukim di pegunungan sebelah barat meliputi desa Oo, Kala, Mbawa, Palama, Pedende, Kananta, Doridungga.  b. Bahasa Tarlawi dipergunakan oleh masyarakat Donggo Ele yang bermukim dipegunungan Wawo Tengah meliputi desa Tarlawi , Kuta, Teta, Kalodu. c. Bahasa Kolo, dipergunakan oleh masyarakat yang bermukim di desa Kolo di sebelah timur Asakota. Ketiga kelompok Bahasa itu berfungsi sebagai Bahasa ibu. 2). Kelompok bahasa Bima baru, lazim disebut nggahi Mbojo, Bahasa Bima baru atau nggahi Mbojo dipergunkan oleh masyarakat umum di Bima dan berfungsi sebagai Bahasa ibu. Bahasa Bima dipergunakan pula oleh masyarakat...